06/23/2006
Di Balik Detik Kehidupan
Ketika hari telah berlalu,maka berlalu pulalah sebahagian dari dirimu"
Diantara sebab terpenting dari suksesnya para pendahulu kita dalam menapaki segala tantangan dan rintangan yang menghadang adalah kedisiplinan mereka mengisi waktu dengan menginterospeksi setiap detik yang berlalu. Lebih-lebih terhadap menit, jam ataupun hari. Maka pantaslah jika mereka (umat Islam saat Rasulullah masih hidup) menyandang gelar "Khoirul Ummah" (sebaik-baik generasi).
Demikian agungnya makna waktu dalam kehidupan manusia. Rosulullah SAW telah bersabda : "Tidaklah akan berpindah Kaki seorang hamba pada hari kiamat, sampai ia ditanya Tentang empat perkara. Tentang umurnya, bagaimana ia menghabiskannya, tentang jasadnya, bagaimana ia mempergunakannya tentang hartanya, dari mana ia mendapatkannya dan kemana ia menghabiskannya, dan tentang ilmunya, bagaimana ia mengamalkannya. (Ad Darimi: 538)
Manusia akan mempertanggungjawabkan sekecil apapun persoalannya di dunia ini. Maka sungguh mengherankan, bagaimana jam, hari dan tahun berlalu dengan sia-sia. Ibnu Mas'ud berkata: "Saya sangat membenci sekali, jika melihat seseorang yang leha-leha, tidak mengerjakan amalan untuk dunianya maupun untuk akhiratnya."
Begitulah para salaf ash sholih, mereka selalu mengisi umurnya dengan tekun, baik dengan perkara dien ataupun dunia, tanpa letih dan jemu. Waktu yang terkait dengan tujuan penciptaan manusia, yaitu beribadah kepada Allah SWT.
"Tidaklah aku ciptakan jin dan manusia kecuali untuk beribadah kepada-Ku." (Adz. Dzariyat :56).
Ibadah kepada Allah tidak akan terwujud kecuali dengan penjagaan terhadap waktu. Jika seorang hamba memahami makna ibadah dan tujuan penciptaan makhluk, maka sudah pasti ia akan memahami pentingnya waktu. Dan jika waktu adalah barang yang berharga bagi orang yang berakal, itu tak lain karena waktu adalah umur manusia, sebuah kehidupan yang dimulai ketika saat kelahiran dan berakhir hingga detik-detik menjelang ajal.
Sumber : www.percikan-iman.com
14:55 Posted in artikel | Permalink | Comments (0) | Email this
06/17/2006
Mencintai Sepeti Mencintai Milik Sendiri
Dari Abu Hamzah, Anas bin Malik radhiyallahu anhu, pelayan Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam, dari Nabi Shalallahu ‘alaihi wasallam, beliau bersabda: “Tidak beriman seseorang di antara kamu sehingga ia mencintai milik saudaranya (sesama muslim) seperti ia mencintai miliknya sendiri”. ( HR.Bukhari no. 13, Muslim no. 45 )
07:35 Posted in Hadist | Permalink | Comments (0) | Email this
06/11/2006
Penyebab malas dalam berinteraksi dengan al-Qur'an
1. karena lemahnya jiwa , tidak seimbang antara kelemahan jiwa dan kekuatan ruhnya.Sedangkan Aktivitas yang akan kita kerjakan ,jelas sangat membutuhkan kekuatan ruh.kalau sudah begitu jiwa kita tidak akan siap menghadapi Al-Qur'an, jangankan membacanya, membukanya saja tidak mau. jiwa yang lemah karena melemahnya iman,iman lemah disebabkan karena sedikitnya ketaatan dan banyaknya maksiat. Caranya :tingkatkan keimanan dengan memperbanyak amal sholeh dan istigfar. Alloh swt berfirman dalam Alqur-an : Mintalah Ampun kpd Rob kalian dan kembalilah padanya, niscaya Alloh menurunkan hujan yang deras dan menambah suatu kekuatan ke dalam kekuatan yang ada pada kalian ( huud : 52).
2. akibat keadaan monoton.
Buatlah situasi dan suasana baru.karena malas akibat jenuh dengan lingkungan yang ada..Rosul ersabda: hiburlah hatimu". Menghibur hati dengan kegiatan yang mubah adalah di izinkan dengan syarat tidak isrof dan terlena,seperti rihlah,dan hiburan islami lainnya, dengan syarat hiburan tersebut tidak menjadikan kita semakin jauh dengan Al_qur'an.
3. Rasa malas adalah di akibatkan oleh beban kehidupan yang berat,dan pecahnya konsentrasi kita dalam
menjalani kehidupan
Amal sholeh yang banyak akan mendatangkan pertolongan Alloh untuk semakin cepat penyelesaian masalah yang di alami. semakin dekat dengan Alloh,semakin kuat Ruhiyah untuk menanggung beban masalah yang dipikul, Alloh pun akan segera menolong kita. perhatikan firman Alloh dalam q.s at_tolaq 2-3, dan hadits riwayat imam Abu daud,yang berbunyi : " Siapa saja yang beristighfar ,maka Alloh akan memberrikan solusi bagi setiap permasalahan kehidupannya dan menjadikan kesenangan dalam kesusahannya serta memberinya rizky dari arah yang tidak di duga.(HR. Imam Abu daud).
disarikan dari Buku tarbiyah syakhsiyyah qur'aniyyah,susunan Ustadz Abdul Aziz Abdul Ra'uf,lc.
16:25 Posted in artikel | Permalink | Comments (0) | Email this
06/09/2006
Akhir Perjalanan Waktu Kita
KotaSantri.com : Sahabatku, waktu ibarat mata pedang yang sangat tajam. Dan satu detik waktu tak dapat terulang lagi walaupun kita bayar dengan separuh isi dunia ini. Oleh karena itu, gunakanlah waktu kita semaksimal mungkin. Bukankah waktu begitu berharga walau satu menit?
Allah SWT telah berfirman dalam surat Al-Ashr (Waktu atau Masa) : Demi masa; Sesungguhnya manusia itu benar-benar dalam kerugian; Kecuali orang-orang yang beriman dan beramal shaleh, dan saling nasehat menasehati dalam kebaikan dan kebenaran.
Sahabatku, dalam satu tahun ada 12 bulan atau 365 hari, sudahkah kita menghitung amal kita? Atau mempergunakan waktu kita sebaik mungkin? Di zaman kekhalifahan Umar bin Khattab, Sa'id bin Amr Ar Jumahi yang menjabat gubernur di kota Himsh, tidak menerima tamu di malam hari karena waktu di malam hari dipergunakannya untuk beribadah, dan di siang hari waktunya dipergunakan untuk melayani rakyatnya.
Sedangkan kita? Kita masih merasa enjoy dengan waktu yang ada. Setelah shalat subuh kita masih bermalas-malasan di tempat tidur, itu pun kalau shalat subuhnya tidak kesiangan. Padahal orang barat saja menghargai waktu dengan uang, sedangkan kita menghargai waktu hanya di tempat tidur, bertopang dagu berkhayal setinggi langit…
Sahabatku, betapa banyak waktu yang terbuang sedangkan umur kita kian berkurang. Kita mempunyai jatah hidup di dunia ini. Rasullullah SAW saja hanya mempunyai jatah hidup 63 tahun, sedangkan kita? Kita tidak tahu kapankah kematian itu menjemput kita, berapa jatah kita untuk hidup di dunia ini. Sudah cukupkah amal kita untuk menghadapNya? Sudah siapkah kita dihisab olehNya?
Coba kita renungkan kembali perjalanan hidup kita atau waktu yang kita pergunakan. Apakah semua waktu kita dipergunakan di jalan maksiat atau kebaikan? Semua jawaban itu ada di dalam diri kita.
Sahabatku, dalam rentang waktu satu tahun kita telah melewati hari-hari ayyamul bidh atau hari-hari yang disunnahkan untuk berpuasa. Bahkan dalam satu tahun kita melakukan shalat wajib sebanyak 1700 kali lebih. Apakah kita sudah melakukannya dengan tepat waktu dan tidak bolong-bolong? Itu pun belum ditambah dengan shalat-shalat sunnah lainnya.
Sudahkah kita membaca Al-Qur'an untuk mentadabburinya? Setidaknya 6 kali ataupun paling minimal 3 kali dalam setahun kita khatam Al-Qur'an. Kita masih senang menghabiskan waktu kita dengan bercanda, ghibah, ataupun dugem di malam hari. Akan kemana hidup ini kita bawa?
Sahabatku, su'ul khatimahkah atau khusnul khatimah yang kita raih? Kita berharap dan berdo'a agar hidup kita berakhir dengan baik sampai kelak kita berkumpul di surgaNYa. (Wong_Kito)
12:15 Posted in artikel | Permalink | Comments (0) | Email this
06/06/2006
Aku Anak Islam
Iseng Diah buka situ www.liriknasyid.com eh diah nemuin nasyid “Aku Anak Islam” duh jadi inget masa kecil yang sering tampil di acara-acara islami bawain nasyid ini, nasyid yang di bawakan oleh Harmony Voice penciptanya Kak Joni Purwanto salah satu personil dari harmony juga dan Kak Joni ini pengajar TPA An Nur dimana waktu kecil diah ngaji di TPA ini. Duhh…jadi kangen dech sama para pengajar nya……..
Aku Anak Islam
Aku anak islam, cerdas, kuat dan bertakwa
Slalu sholat lima waktu, sujud pada tuhanku
Aku anak islam, taat pada orang tua
Hormat pada guruku, rajin menuntut ilmu
Baktiku untuk-Mu ……….Allah,
sholatku untuk-Mu ……….Allah,
Bimbing ya Allah diriku tuk mencapai tujuanku
Rasul memuat teladanku ……….Allah ,
Al-Qur'an petunjukku ……….Allah,
Tunjukkan aku jalan-Mu tuk jadi anak sholeh
18:45 Posted in Nasyid | Permalink | Comments (0) | Email this
06/01/2006
Kerjaan di awal Bulan
Huh…..hari ini hari kamis tepatnya tanggal 1 Bulan Juni 2006 hehehe…..
Seperti biasa di awal bulan ini kerjaan ku lumayan bertambah dan lumayan pusing juga, hari ini laporan bulan Mei harus sudah selesai jangan sampai molor lagi dech kerjaannya seperti bulan-bulan kebelakang kerjaannya telat mulu kayanya Boss dah bosan dech ngingatin Diah, Duhh……maaf mas klo pun selesai tepat pasti ada aja yang salah. Sekarang harus benar-benar teliti ngerjainnya lagi pula Diah sudah janji akan menghandle semua ini selama Bos masih sibuk dengan urusannya (o..iya gimanaya keadaan Bos dan keluarga di Yogya semoga baik-baik aja kami disini kru Supernet hanya bisa berdo’a saja semoga Yogya cepat pulih kembali dan kita semua dapat mengambil hikmah dari kejadian itu. aminnn)
Hari ini, ini lagi malas chat sebenarnya soalnya mo fokus ngerjain laporannya maaf buat temen-temen klo sapaannya Diah cuekin hehehe…..biarin aja dech orang bilang diah somse orang lagi banyak kerjaan di bilang sibuk keukeuh aja ngajak ngobrol nyebelin kan hehehe…..
16:00 Posted in Harian Ku | Permalink | Comments (0) | Email this

